Buku ini membahas secara komprehensif konsep al-ikhtilaf fi at-tafsir (perbedaan dalam penafsiran Al-Qur’an) dengan pendekatan filosofis yang mencakup aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Pada bagian awal, penulis menguraikan definisi, sejarah, serta perkembangan perbedaan penafsiran sejak masa klasik hingga kontemporer. Selain itu, dijelaskan pula berbagai jenis ikhtilaf dalam tafsir, sehingga pembaca dapat memahami bahwa perbedaan penafsiran merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari dinamika kajian Al-Qur’an.
Selanjutnya, buku ini mengkaji faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya perbedaan penafsiran melalui perspektif epistemologis. Penulis menyoroti perbedaan metode penafsiran, pengaruh latar belakang sosial dan budaya mufasir, variasi tingkat pemahaman, serta peran asbab an-nuzul dalam membentuk interpretasi ayat. Pembahasan ini memberikan gambaran bahwa ikhtilaf tidak semata-mata disebabkan oleh kontradiksi, melainkan juga oleh keragaman pendekatan dan konteks yang melingkupi para penafsir.
Pada bagian akhir, buku ini menampilkan studi komparatif antara tafsir Taisir al-Karim ar-Rahman karya Abdurrahman Ibn Nashir as-Sa’di dan tafsir Al-Misbah karya Muhammad Quraish Shihab. Melalui analisis mendalam, penulis mengungkap bentuk-bentuk ikhtilaf di antara keduanya serta relevansinya dalam konteks kekinian. Buku ini menegaskan bahwa perbedaan penafsiran dapat menjadi sumber kekayaan intelektual yang memperkaya pemahaman umat terhadap Al-Qur’an, bukan sebagai sumber perpecahan.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-96901-4-0 |
| Penulis Buku | Abdullah, Lc., M.Ag. |
| Tim Editor | Eka Yeyen Nuraini dan Nora Atikah |
| Desain Sampul & Tata Letak | Ringgalang Alfath Saksaky |
| Penerbit | CV. OKE TERBITKAN INDONESIA |
| Kategori | Ilmu Tafsir Al-Qur’an |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Jumlah Halaman | 229 Halaman |
| Ukuran | A5 (Isi Hitam Putih) |



Ulasan
Belum ada ulasan.